Dari Accounting ke Code
Bagaimana pengalaman di bank sejak 2008 diam-diam mempersiapkan saya memahami logika sistem dan membangun software.
20 Juli 2026
Angka membentuk cara saya berpikir
Saya memulai karier profesional sebagai Accounting di sebuah bank pada 2008. Sampai 2019, pekerjaan itu mengajarkan saya tentang ketelitian, tanggung jawab, disiplin, dan pentingnya sistem yang rapi.
Saat itu saya belum membayangkan akan belajar membuat software. Namun kebiasaan memeriksa alur, menemukan selisih, dan memastikan setiap data memiliki sumber yang jelas ternyata ikut berpindah bersama saya.
Memulai lagi sebagai pemula
Pada 2025, rasa penasaran membawa saya mempelajari software development. Saya belajar menggunakan AI seperti ChatGPT dan Gemini sebagai partner. Berkali-kali saya gagal melakukan deploy. Banyak percobaan tidak berjalan seperti yang saya bayangkan, dan hanya beberapa aplikasi yang berhasil hidup.
Proses itu membuat saya sadar bahwa belajar teknologi bukan soal terlihat selalu tahu. Kita harus bersedia membaca kesalahan, mencoba ulang, dan menerima bahwa kebingungan adalah bagian dari perjalanan.
Logika lebih penting daripada hafalan
Memasuki 2026, saya mulai memahami bahwa logika sistem jauh lebih penting daripada menghafal sintaks. Kode dapat berubah, alat akan terus berkembang, tetapi kemampuan memahami masalah tetap menjadi fondasi.
Pengalaman lama tidak menghalangi arah baru. Ia memberi kita cara lain untuk memahami masalah.
Accounting mengajarkan saya struktur. Videografi mengajarkan empati. Membangun bisnis mengajarkan tanggung jawab. Sekarang, software memberi saya ruang untuk menyatukan semua pelajaran itu menjadi solusi yang dapat digunakan orang lain.
Saya masih belajar. Justru karena itulah perjalanan ini terasa hidup.