
Idham Djuanda · Jakarta, Indonesia
Sebuah catatan tentang hidup yang terus berubah.
Saya mengikuti
rasa ingin tahu.
Angka mengajari saya disiplin. Kamera mengajari saya memahami manusia. Kini saya membangun tim, karya, dan teknologi dari pelajaran yang sama.
10K+Karya visual
±420Project
6Inisiatif produk
Perjalanan
Tidak lurus. Tetapi selalu terhubung.
Saya tidak merencanakan setiap perubahan arah. Belakangan saya memahami bahwa satu pengalaman selalu menyiapkan saya untuk pengalaman berikutnya.
2008–2019
Bertumbuh bersama angka
Memulai karier sebagai Accounting di sebuah bank. Perjalanan ini membentuk ketelitian, tanggung jawab, disiplin, dan kebiasaan membangun sistem yang rapi.
2015
Belajar lewat kamera
Mulai aktif sebagai freelancer foto dan video bersama berbagai vendor dokumentasi wedding—tempat saya belajar membaca momen, bekerja dalam tim, dan menjaga kepercayaan.
2018
Cerita menjadi pekerjaan
Semakin serius menekuni wedding videography. Setiap pernikahan mengajarkan bahwa teknik hanya bermakna ketika mampu menjaga emosi sebuah cerita.
2020
Mendirikan IDM Project
Memberanikan diri membangun vendor sendiri, lalu berkembang dari dokumentasi wedding ke company profile, gathering, outbound, seminar, rapat, dan berbagai event.
2023
Serius membangun microstock
Dari penjualan satu-dua foto, saya terus mengunggah karya hingga portfolio bertumbuh menjadi lebih dari 10.000 file untuk pasar global.
2025
Belajar membangun software
Rasa penasaran membawa saya belajar bersama AI, berkali-kali gagal melakukan deploy, lalu memahami bahwa logika sistem lebih penting daripada sekadar menghafal sintaks.
2026
Masalah nyata menjadi produk
Smart-Att, Invoice Vendor, Mamoto Office, Dompet Keluarga, Proyekin.id, dan Kartu Pembayaran Kas TK menjadi ruang untuk belajar sambil menciptakan manfaat.
Peran
Pekerjaan saya berganti. Cara saya bekerja tidak.
Belajar dengan serius, menjaga kepercayaan, dan membuat sesuatu yang berguna—tiga hal itu mengikuti saya ke mana pun.
Karya terpilih
Yang saya rekam. Yang saya bangun.
Produk digital
Berangkat dari kehidupan nyata.
Enam produk yang lahir dari pekerjaan, sekolah, vendor, dan keluarga—bukan dari keinginan membuat teknologi yang terlihat rumit.
Smart-Att
Sistem presensi yang lahir dari kegelisahan melihat absensi sekolah masih dikerjakan secara manual.
Invoice Vendor
Administrasi invoice yang lebih rapi untuk vendor yang sebelumnya bergantung pada buku dan spreadsheet.
Mamoto Office
Sistem operasional terintegrasi untuk membantu vendor foto dan video mengelola pekerjaan mereka.
Dompet Keluarga
Salah satu eksperimen produk yang dibangun dari kebutuhan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Proyekin.id
Bagian dari perjalanan mengubah ide sederhana menjadi produk yang dapat diuji dan terus diperbaiki.
Kartu Pembayaran Kas TK
Produk untuk membantu proses pembayaran kas TK menjadi lebih mudah ditelusuri dan dikelola.
Catatan
Hal-hal yang baru saya pahami setelah menjalaninya.
Bukan resep cepat atau nasihat dari kejauhan. Hanya pengalaman yang saya catat agar tidak mudah terlupakan.
Bab berikutnya
Percakapan yang baik sering membuka jalan baru.
Jika ada cerita, ide, atau masalah yang terasa dekat dengan perjalanan saya, mari mulai dari sebuah halo.
Mulai percakapan
